Aku pernah mengatakan kepada diriku sendiri
Bahwa seorang penyair besar berawal
Dari seorang yang lagi jatuh cinta dan yang patah hati
Maafkan aku
Sebab selama ini aku memandang wanita
hanya dari mata biologisku saja
Keindahan mereka, keagresifan mereka, kepopuleran mereka
Sehingga membuata mata bathinku buta
Untuk sekedar melihat
Sesosok wanita yang bisa membuatku tentram di dekatnya
Yang membuatku merasa menjadi sosok pria bebas
Menjadikanku diriku apa adanya
Mencintai kekuranganku
Kini ku sadar aku hanyalah seorang pendosa yang tak akan pernah terkabul doanya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar